Saat ini TMMIN melakukan ekspor kendaraan dalam bentuk utuh atau completely built up (CBU). Porsi ekspor terbesar datang dari Fortuner, Vios, Innova, Avanza, dan Sienta. Selain CBU, Toyota Indonesia juga mengekspor kendaraan dalam bentuk terurai atau CKD (completely knocked down), komponen, dan mesin dalam bentuk engine assembly.
Lebih dari 70 negara di kawasan Asia-Pasifik, Timur Tengah, Amerika Latin, Afrika, dan Kepulauan Karibia menjadi daerah tujuan ekspor Toyota.
Pada kuartal pertama (Januari-Maret) 2017, total mobil CBU yang diekspor sebanyak 49.300 unit, naik dari periode yang sama tahun lalu yaitu sebesar 34.700 unit.
Untuk ekspor CKD tercatat 12.300 unit, dan ekspor komponen di kisaran 24 juta unit. Sementara ekspor untuk mesin bensin tipe TR mencapai 8.800 unit, mesin Ethanol tipe TR 1.200 unit. Ekspor mesin bensin tipe NR mencapai 20.300 unit dan mesin Ethanol tipe NR mencapai 1.000 unit. (san)
(Dian AF)