Mesin Diesel Sudah Tidak "Perkasa" Lagi di Eropa

Santo Evren Sirait, Jurnalis
Sabtu 27 Mei 2017 08:16 WIB
Mesin VW (Paultan)
Share :

PARIS - Dulu penjualan mobil bermesin diesel di Eropa sangat tinggi, bahkan menyumbang setengah dari total penjualan mobil pada April 2016. Namun pada April 2017, penjualannya justru turun menjadi 46%. Felipe Munoz, analis automotif dari JATO Dynamics global memperkirakan turunnya penjualan kemungkinan disebabkan oleh skandal emisi gas buang mesin diesel yang menimpa Volkswagen (VW) Group.

"Sejak skandal tersebut, yang terjadi pada 2015, bahan bakar jenis solar telah mengalami kemunduran besar. Pemerintah membuat peraturan baru yang secara langsung mempengaruhi pembelian mobil diesel, seperti di Inggris yang berencana membentuk skema penghapusan diesel," kata Munoz dikutip dari Paultan.

Selain itu faktor pemberitaan yang tidak menyarankan konsumen untuk membeli atau memiliki mobil bermesin diesel. "Ketika mendapat dorogan terus menerus, sehingga membuat konsumen lebih memilih membeli mobil listrik atau hybrid. Maka tidak mengherankan jika terjadi penurunan pada mobil diesel," tambah Munoz.

Spanyol menjadi satu-satunya pasar yang mencatat peningkatan penjualan mobil diesel, meski hanya 0,8%, sedangkan Inggris merosot 19,8%. Di Jerman, menurun sebesar 8%, diikuti oleh Prancis, yang mengalami penurunan sekira 6,2%.

JATO melaporkan pada April 2017 telah terjadi penurunan penjualan mobil sebesar 6,6%. Menurut JATO ada tiga produsen mobil yang kehilangan pangsa pasarnya. PSA Group (Vauxhall dan Opel) adalah produsen yang mengalami penurunan pangsa pasar terbesar. Turunnya sekira 0,42% menjadi 16,14%, hal ini terjadi karena penjualan dari masing-masing anak perusahaannya  mengalami penurunan.

Sementara Volkswagen Group berada di posisi kedua dengan penurunan pangsa pasar sebesar 0,4% menjadi 24,89%.

FCA Group dan Toyota adalah pemegang pangsa pasar terbesar di April. Masing-masing mengalami peningkatan 0,45% menjadi 7,23% dan 0,37% menjadi 4,33%. (san)

(Anton Suhartono)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya