Penjualan Pikap Ringan Naik, Daihatsu Belum Mau Revisi Target Hi-Max

Santo Evren Sirait, Jurnalis
Jum'at 03 Maret 2017 10:11 WIB
Daihatsu Hi-Max (Okezone)
Share :

JAKARTA - Guna memenuhi kebutuhan konsumen, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) merilis model pikap kecil Hi-Max pada November 2016. Daihatsu menargetkan penjualan 250 unit Hi-Max tiap bulan. Namun pada Januari 2017 penjualannya sudah melebihi target yaitu 300-an unit. Meski terjadi peningkatan, tapi Daihatsu belum mau merevisi target.

"Enggak ada revisi target. Ekonomi enggak bergairah banget," ujar Direktur Marketing PT ADM, Amelia Tjandra, di Jakarta, Kamis 2 Maret 2017.

Walaupun permintaan pikap ringan mulai naik sejak akhir 2016, namun menurut Amel hal itu belum bisa dijadikan patokan untuk ke depannya. Selain itu pertumbuhan penjualan belum berpengaruh banyak.

"Itu kan ekspektasinya dari harga komoditi. Kalau komoditi naik diharapkan penjualan naik, tapi bulan kemarin menurut saya belum terlalu bagus ya Januari dan Februari belum terlalu," terang dia.

Saat ini penjualan pikap Daihatsu Hi-Max paling banyak di wilayah Jakarta.

Hi-Max memiliki dimensi yang compact, sedangkan interiornya berdesain fungsional. Jantung pacunya menggunakan mesin bensin berkapasitas 1.000 cc KR-DE DOHC yang mampu menghasilkan tenaga 57 ps pada 5.000 rpm dan torsi 8,7 kg.m pada 4.000 rpm.

Di Indonesia, ada beberapa pabrikan roda empat yang memasarkan pikap, seperti Mitsubishi dengan Colt T120SS serta Suzuki yang membuat Carry Futura dan APV. Namun kendaraan tersebut mengusung mesin di atas 1.400 cc.

Ada juga Tata Motors dengan Tata Ace EX2 yang dilengkapi mesin 700 cc dan Super Ace berkapasitas 1.405 cc. Jika disandingkan, Hi-Max lebih dekat dengan Tata Ace EX2. (san)

(Dian AF)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya