Ia menambahkan, sepeda motor listrik juga tidak menghasilkan suara sehingga harus dipikirkan soal keamanan pengemudi dan pengguna jalan lain. Hal lain adalah faktor kecepatannya, karena laju sepeda motor listrik dengan produk bermesin konvensional berbeda.
"Kalau di suatu jalan ada yang satu lebih cepat ada yang satu lebih pelan dan sebagainya itu kan perlu dipikirkan supaya aman," pungkas dia.
Honda EV Neo didukung dengan baterai lithium Ion. Kecepatan maksimumnya 34 kilometer per jam. Skuter yang digunakan itu dirancang untuk dinaiki satu orang dengan sebuah boks barang berkapasitas maksimal 30 kilogram. (san)
(Dian AF)