Penanganan Mobil Mogok karena Kehabisan Bensin

Pius Mali, Jurnalis
Kamis 24 November 2016 09:52 WIB
(Additech)
Share :

Tak hanya karburator, pompa bensin yang tidak bekerja dengan baik bisa menyebab¬kan mobil mogok. Untuk mengeceknya lepas selang bahan bakar dan masukkan ujungnya ke wadah, lalu nyalakan mesin. Jika bahan bakar masih mengalir, berarti masih berfungsi baik.

Untuk mobil injeksi, kendurkan fuel rail di dekat throttle body, lalu hidupkan mesin. Jika bensin menyemprot dengan keras berarti pompa, filter, dan fuel pressure dalam kondisi baik. Jika tidak menyemprot, kemungkinan pompa bensin tidak berfungsi sehingga harus diganti. Umumnya ketika pompa bensin bermasalah maka sekring EFI yang berada di boks sekring juga putus.

Sekadar diketahui, meski indikator atau jarum penunjuk bensin di posisi 'E' (empty), mobil tetap memiliki bahan bakar cadangan atau reservoir (RES). Ini bisa dimanfaatkan oleh pengemudi untuk berkendara dengan jarak tertentu mencari SPBU terdekat.

Meski demikian volume sisa bensin cadangan di masing-masing mobil berbeda-beda. Ini lantaran kapasitas tangki berbeda antara jenis mobil yang satu dengan lainnya. Biasanya pabrikan merancang tangki cadangan untuk menampung BBM sekira 5 liter, namun jika ukuran tangkinya lebih besar, sisanya bisa mencapai 10 liter.

Jika diasumsikan konsumsi bahan bakar mobil rata-rata 15 kilometer per liter, maka dengan reservoir 5 liter saja bisa melajukan kendaraan hingga 75 km. Daya jelajah yang sudah lebih dari cukup untuk mengantar mobil ke SPBU.

(Anton Suhartono)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya