JAKARTA - Kenyamanan dan kemudahan yang disajikan oleh internet dan teknologi informasi di era digital saat ini semakin mengundang terjadinya tindakan kejahatan di dunia maya (siber). Kejahatan di dunia maya dikenal sebagai cyber crimes oleh para pelaku Anonymous (hacker).
Melihat kondisi dunia maya saat ini, apakah sistem keamanan yang ada di Indonesia terbilang aman. Mengingat banyaknya kasus pencurian data yang diretas para hacker di seluruh dunia.
Pengamat Keamanan, Pratama D. Persadha mengungkapkan, perusahaan teknologi dunia di Amerika Serikat (AS) berusaha menjaga privasi mereka dari upaya mata-mata negara. "Di sana perusahaan teknologi berani melawan FBI dan lain-lain, seperti halnya kasus buka data iPhone milik terduga teroris San Bernardino," ungkap Pratama.
Lalu ketika ditanya mengenai pengawasan data di Indonesia, apakah penegak hukum Indonesia berani untuk mengakses data ke perusahaan teknologi dunia?
"Sebenarnya belum bisa dipastikan raksasa teknologi di AS, sepenuhnya berani melawan perintah membuka akses bagi aparat pemerintah. Sepanjang yang kita tahu itu baru statement saja, Yahoo! akhirnya juga ketahuan memberikan akses pada pemerintah," ujarnya ketika dihubungi tim Okezone, Kamis (6/10/2016).