MUNICH - Perusahaan automotif Jerman, Sono Motors, mengembangkan mobil listrik yang sumber tenagannya dipasok dari cahaya matahari. Tak heran jika sebagian besar bodi kendaraan ditutupi dengan panel surya.
Saat ini mobil yang diberi nama Sion itu masih dalam bentuk prototipe. Mobil prototipe itu dibuat dari hasil pengumpulan dana yakni sebesar USD200 ribu atau sekira Rp2,6 miliar. Dalam kondisi baterai penuh, Sion memiliki daya jelajah hingga 184 kilometer.
Baterai mengisi ulang otomatis dari sumber energi listrik yang dipasok dari panel surya di seluruh bodi kendaraan. Meski demikian listrik juga bisa diperoleh dari sumber konvensional yakni dengan mencolokkan kabel ke soket di rumah.
Hal yang unik adalah, Sion dilengkapi dengan sistem ventilasi yang terbuat dari lumut. Lumut yang diambil dari Islandia tersebut berdasarkan penelitian dapat membuat udara di kabin kendaraan menjadi bersih. Pasalnya, lumut tersebut mampu menangkal partikel debu yang masuk sekaligus sebagai filter udara.
Ada dua model yang akan dibuat, yakni Urban yang didesain memiliki daya jelajah 120 km dan Extender yang mampu menempuh 184 km dalam kondisi baterai penuh. Sion Urban diperkirakan akan dijual USD13 ribu atau sekira Rp170 juta sedangkan Sion Extender bakal dibanderol USD18 ribu atau sekira Rp235 juta.