Rem Otomatis pada Mobil, Seperti Apa Cara Kerjanya?

Mufrod, Jurnalis
Jum'at 18 Maret 2016 16:01 WIB
Sistem kerja rem otomatis (foto: Caranddrive)
Share :

DETROIT - Fitur auto emergency braking (AEB) atau rem otomatis akan digunakan oleh 99 persen mobil di Amerika Serikat. Sebanyak 20 produsen sudah menyetujui untuk menambahkan fitur canggih itu pada produk mereka.

Lantas bagaimana sistem kerja fitur ini pada mobil?

AEB bekerja menggunakan sensor, radar, serta kamera, yang bertugas menangkap objek yang berada di depan kendaraan. Dari informasi yang didapat oleh sensor, kamera, dan radar, data akan diteruskan perangkat lunak komputer lalu dianalisis.  Demikian seperti dikutip dari howsafeisyourcar, Jumat (18/3/2016).

Dari sini komputer akan mengambil alih kerja rem, tanpa perlu campur tangan manusia. Komputer yang akan menentukan sedalam apa kerja rem dibutuhkan. Hal ini tentunya bergantung pada jarak dengan kendaraan di depannya.

Sebelumnya 10 produsen automotif yakni Audi, BMW, Ford, General Motors, Mazda, Mercedes-Benz, Tesla, Toyota, Volkswagen, dan Volvo telah sepakat menggunakan fitur ini mulai September 2015. Baru-baru ini produsen lain Fiat Chrysler, Honda, Hyundai, Jaguar Land Rover, Kia, Maserati, Mitsubishi, Nissan, Porsche, dan Subaru, ikut bergabung.

Dari 20 produsen itu, baru Volvo yang sudah menerapkan teknologi keselamatan ini untuk seluruh produknya. Sedangkan Honda menawarkan rem otomatis dengan tambahan biaya sebesar USD1.000 atau sekira Rp13 juta. Untuk saat ini baru tersedia pada dua model yakni Accord dan Civic.

Subaru akan memasangkan fitur rem otomatis pada hampir semua modelnya, seperti Impreza, Legacy, Outback, Forester, dan XV Crosstrek.

IIHS memperkirakan penggunaan fitur ini bisa mengurangi angka kecelakaan hingga 20 persen atau1 juta kasus kecelakaan di Amerika.

(Anton Suhartono)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya