BANDUNG - Yamaha Fino Blue Core lebih dulu meluncur di Thailand pada September 2015, sementara di Indonesia baru diluncurkan di Januari 2016. Walaupun datang dengan nama yang sama, rupanya Fino Blue Core yang dipasarkan di Thailand berbeda dengan spesifikasi Indonesia. Salah satu perbedaan yang paling mencolok adalah pada lampu depan.
Di Thailand, Fino Blue Core mengadopsi lampu utama LED, sementara di Indonesia masih menggunakan bohlam biasa. Menanggapi hal tersebut, Dyonisius Beti chief operating officer (COO) PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) sekaligus Executive Officer Yamaha Motor Company (YMC) Japan mengungkapkan, "LED itu sangat menarik tetapi otomatis akan menambah biaya (harga jual) yang cukup tinggi."
Kendati demikian, pria yang akrab disapa Dyon itu menuturkan tidak menutup kemungkinan pihaknya akan mengaplikasikan lampu utama LED di Fino.
"Selanjutnya kami akan luncurkan LED tapi itu akan menjadi aksesoris atau optional." kata dia.
Ia menegaskan, setiap produk yang dipasarkan secara internasional tidak semuanya sama. Ada beberapa bagian komponen yang berbeda tergantung dari kondisi dan situasi di masing-masing negara. Di Indonesia sendiri motor itu harus sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat.
Menurut Dyon, ada empat syarat yang harus ada pada motor spesifikasi Indonesia, yakni mesin berkualitas bagus, irit bahan bakar, nyaman, dan praktis.
"Kami fokus ke kebutuhan konsumen Indonesia. Jadi untuk Indonesia kami lebih melihat empat kebutuhan pokok itu. Jadi itu lebih kami utamakan di motor ini (Fino)," pungkas Dyon.
(Anton Suhartono)