JAKARTA - PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) secara resmi menghentikan produksi Ninja 2-tak (Ninja RR, Ninja R, dan Ninja SS). Keputusan ini diambil seiring adanya regulasi standar emisi Euro 3 untuk sepeda motor di Indonesia, yang mengharuskan APM dan produsen meng-upgrade produk mereka.
KMI telah mencoba melakukan pembenahan dan improvement untuk bisa menembus regulasi tersebut. Tim R&D dari Kawasaki Heavy industry (principle of PT. KMI) pun turun tangan untuk bisa mengembangkan Mesin 2-Tak tersebut. Namun hasil berkata lain karena secara cost produksi, performance, dan karakter motor hasil dari improvement tersebut tidak sesuai dengan target pasar.
“Produksi Ninja 2-tak resmi diberhentikan, tetapi penjualan Ninja 2-tak tetap akan berjalan. Ini akan menjadi produksi terakhir Ninja 2-tak di dunia, jadi jangan lewatkan kesempatan terakhir Anda untuk membeli dan memiliki sepeda motor sport legendaris kami," kata Yusuke Shimada, Asisten General Manager Marketing, PT KMI.
Regulasi emisi gas buang hanya berlaku untuk produksi, sehingga konsumen masih bisa menggunakan maupun membelinya. "Jangan khawatir, Anda masih bisa membeli dan naik Ninja 2-tak setelah bulan Juli ini," tambah Shimada.
Mengenai spare part dan service, KMI akan menjamin ketersediaannya di jaringan resmi Kawasaki se-Indonesia sama seperti motor Kawasaki lainnya.
(Muhammad Saifullah )