LONDON - Sebuah motor peninggalan Perang Dunia (PD) I dilelang oleh Rumah Lelang Bonhams, Inggris. Menambah kesan sebagai kendaraan tempur, sebuah senapan mesin dipasang di motor beroda tiga itu.
Sebanyak 250 unit motor produksi Matchless itu dijual untuk kebutuhan perang tentara Rusia. Saat itu, per unitnya dibanderol seharga 64 poundsterling atau sekira Rp1,3 juta. Setelah Rusia tidak terlibat perang lagi, motor-motor itu dijual ke warga sipil. Kini, tinggal beberapa unit yang tersisa dan salah satunya dijual.
Sebuah dokumen menunjukkan bahwa pemilik pertama motor tempur itu adalah Edward Foster dari Dorchester, Dorset, Inggris. Namun, pada 1998 berpindah tangan ke seorang pemerhati PD I Chris Roberts. Kondisinya masih baik karena tersimpan di ruang tertutup selama 60 tahun.
Seorang anggota Great War Society, Roberts menuturkan, motor itu direstorasi sesuai dengan spesifikasi perang. Di kabin sisi pengemudi dipasang senapan mesin Vickers. Senapan mesin yang sudah tidak aktif itu bisa dipasang di tiga titik di motor sehingga bisa ditembakkan ke segala arah.
Saat ini, hanya ada tiga unit di Inggris, satu unit dilelang dan dua lainnya menjadi koleksi museum. Harganya di kisaran 25 ribu hingga 30 ribu poundsterling (Rp529 juta-Rp634 juta).
"Motor ini punya sejarah yang sangat menarik. Sebanyak 250 unit motor ini diproduksi di Inggris pada 1917 untuk tentara Rusia, sekutu kami, namun mereka keluar dari perang sehingga motor-motor itu tidak dibutuhkan lagi," terang James Stensel dari department motoring Bonhams seperti dikutip dari Daily Mail.
Motor dapat dinaiki oleh tiga orang. Satu sebagai pengendara, dua lainnya di jok boncengan dan kabin samping.
Stensel mengklaim motor ini merupakan kendaraan tempur terbaik di masanya. "Bukan hanya ini pernah menajdi bagian dari militer Rusia tapi juga bagian dari kami (Inggris). Pada 1917 Inggris merupakan negara yang memproduksi motor tercanggih di dunia, dan yang satu ini (motor lelang) termasuk," tegasnya.
(Dian AF)