Internet Banking
Ini adalah model transaksi paling aman yang bisa digunakan oleh nasabah perbankan pada umumnya. Sempat ramai karena kasus sinkronisasi token yang menyerang dua bank besar nasional.
Sebenarnya transaksi dengan internet banking relatif aman dibanding cara lainnya, karena dibantu dengan adanya token yang memberikan kode otentifikasi final secara acak.
Walau begitu, nasabah tetap harus waspada. Caranya dengan mengecek alamat situs internet banking. Bila alamat webnya dirasa bermasalah tidak seperti biasanya, nasabah bisa menghubungi call center resmi bank bersangkutan. Kejadian semacam ini pernah ada di pertengahan 2000-an.
Nasabah pengguna layanan perbankan saat itu diserang web palsu dengan nama yang cukup mirip. Para pelaku biasanya menjebak nasabah lewat email phising dan memberikan tautan yang mengarah ke web palsu.
Selain itu, nasabah juga harus mengecek apakah web internet banking milik bank cukup aman, minimal sudah mengadopsi HTTPS.