CALIFORNIA - NASA menguji mesin roket baru untuk misi luar angkasa masa depan. Badan Antariksa Amerika Serikat ini mempersiapkan teknologi untuk mendukung eksplorasi luar angkasa destinasi jauh, termasuk misi penjelajahan asteroid dan Mars.
Dilansir Examiner, Sabtu (10/1/2015), NASA memulai menguji mesin yang akan mendukung roket baru untuk misi luar angkasa masa depan. NASA menembakkan mesin RS-25 untuk pertama kalinya pada 9 Januari 2015 di Stennis Space Center di Mississippi.
Roket ini dalam posisi berdiri, kemudian mesin dijalankan, mengeluarkan api oranye dan asap putih selama lebih dari 8 delapan menit. NASA juga akan memulai serangkaian pengujian lainnya pada beberapa bulan ke depan.
Pengujian berikutnya mempersiapkan roket baru Space Launch System (SLS) untuk membawa kapsul Orion baru berawak untuk misi asteroid, Mars atau destinasi eksplorasi luar angkasa lainnya. Orion menjalani uji terbang pertama pada 5 Desember 2014 menggunakan roket Delta IV Heavy.
RS-25 awalnya dirancang untuk pesawat luar angkasa yang kini sudah dipensiunkan. Kini, RS-25 dimodifikasi untuk SLS, yang akan dapat melakukan perjalanan lebih jauh ke luar angkasa.
(Ahmad Luthfi)