TEXAS - Perusahaan sistem keamanan mencatat serangan hacker secara dominan terjadi pada musim liburan natal dan tahun baru 2014. Tak hanya menyerang situs layanan internet seperti Yahoo, hacker juga menyerang perusahaan department store barang mewah, Neiman Marcus.
Dilaporkan Reuters, Senin (13/1/2014), Neiman Marcus mengonfirmasi bahwa department store-nya diretas oleh hacker dan mengalami pencurian informasi mengenai 40 juta pelanggan pada laporan pertama. Dan data tersebut bertambah jadi 70 juta informasi pelanggan yang dicuri.
Perusahaan mengkhawatirkan akan pencurian informasi tersebut disalahgunakan oleh hacker dengan membobol informasi kartu kredit dan debit kartu para pelanggannya. Department store yang dimiliki oleh Neiman Marcus Group ini mengaku tak mengetahui jumlah pelanggan yang mengalami kerugian secara langsung. Perusahaan itu juga membantah apabila kasus peretasan sistem keamanan ini ada kaitannya dengan para kompetitor.
Untuk saat ini investigasi sedang dilakukan oleh Agen Rahasia Amerika Serikat. Peretasan department store ini tak hanya dialami oleh Neiman Marcus saja. Sedikitnya tiga department store besar di Amerika Serikat mengalami hal serupa. Berdasarkan informasi dari agen, serangan hacker ini datang dari wilayah Eropa Barat. Namun laporan tersebut belum dapat dikonfirmasi kebenarannya karena hacker bisa mengontrol lokasi sumber serangan.
(Amril Amarullah (Okezone))