Mengenal Teknologi Injeksi Suzuki nex

Septian Pamungkas, Jurnalis
Sabtu 09 Juni 2012 21:31 WIB
F: Suzuki nex Super FI (Septian P/Okezone)
Share :

BANDUNG - Hadirnya Suzuki nex Super FI membuat emakin banyak pilihan masyarakat Indonesia dalam memilih kendaraan roda dua yang ramah lingkungan dan irit bahan bakar.

Setiap produsen mengusung nama yang berbeda pada teknologi injeksi yang diadopsi. Sebut saja pabrikan Honda dengan PGM-FI, sementara Yamaha menyebutnya dengan YMJET-FI. Sementara Suzuki menggunakan nama Super FI.
 
Nama Super FI pada skutik imut ini sendiri merupakan kependekan dari Super Performance Fuel Injection.
 
Suzuki nex Super FI telah diperkuat sejumlah sensor yang mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar. Sensor-sensor tersebut diantaranya Tip-Over Sensor (TOS), Throttle Position Sensor (TPS), Intake Air Pressure Sensor (IAPS), Intake Air Temperature Sensor (IATS), Crankshaft Position Sensor (CKPS), Engine Temperature Sensor (ETS) dan Oxygen Sensor (O2S).
 
Kelebihan Suzuki nex Super FI terdapat pada Tip Over Sensor. Sensor ini memiliki fungsi mematikan sistem FI jika motor miring lebih dari 65 derajat. Hal ini untuk menunjang keamanan berkendara.
 
"Sensor ini buat keamanan, kalau pengendara jatuh mematikan seluruh sensor elektrikal, jadi injector tidak bekerja," Harsoyo, Instruktur R2 Training Center SIS.
 
Kemudian Idle Speed Control (ISC) yang mampu meningkatkan performa penyalaan mesin menjadi lebih baik meskipun mesin dalam kondisi dingin. Sementara sensor O2 untuk mendeteksi kadar oksigen di emisi gas buang agar lebih ramah lingkungan.

(Azwar Ferdian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya