TOKYO - Sony meluncurkan layanan streaming musik berlangganan baru yang diharapkan akan mengambil alih kedigdayaan iTunes milik Apple dengan menawarkan pendekatan yang berbeda untuk penjualan musik digital.
Music Unlimited powered by Qriocity adalah layanan musik berbasis cloud digital. Tidak seperti iTunes, pengguna tidak membeli dan mendownload lagu. Namun layanan ini tidak tersedia pada perangkat portable, yang berarti pengguna tidak dapat mengambil musik mereka di mana saja.
Layanan ini memulai debutnya di Irlandia dan Inggris, lalu baru akan diluncurkan di AS, Kanada, Australia, Perancis, Jerman, Italia, Spanyol dan Selandia Baru pada tahun 2011.
Kazuo Hirai, wakil presiden eksekutif dari Sony, mengatakan fokus awal dari produk ini adalah untuk meningkatkan daya tarik produk Sony terhadap pesaingnya seperti Apple dan Microsoft.
"Kami menyadari kalau kita sedang bermain catch-up dengan (iTunes) yang model bisnisnya hampir samam," ujar Hirai, seperti dilansir AP, Kamis (23/12/2010).
Layanan Unlimited Music memungkinkan pengguna untuk memainkan musik dari berbagai perangkat yang tersambung ke Internet milik Sony seperti TV Bravia, pemutar Blu-ray disc, dan PlayStation 3l.
"Ketika kami terus berkembang yang membuat Qriocity global, layanan ini menawarkan ID tunggal log-in. Memberdayakan pengguna untuk dengan mudah mengkonsumsi konten termasuk musik dan video di semakin banyak perangkat yang terintegrasi," kata Hirai.
Awalnya, Sony mengumumkan rencana mereka untuk melawan di iTunes pada bulan November, dengan nama proyek "Sony Online Service. Namun, tanpa diduga Sony merubah rencana, di beberapa titik di masa depan, untuk memungkinkan pengembang perangkat lunak independen untuk membuat aplikasi untuk layanan ini, seperti Apple iPhone App Store.
(Susetyo Dwi Prihadi)