POPULASI pengguna fixed broadband di dunia pada 2015 akan meningkat menjadi 548 juta pelanggan, di mana sekira 134 juta pelanggan di antaranya adalah pengguna layanan fiber.
Di tengah gempuran sengit teknologi internet seluler berkecepatan tinggi (mobile broadband), teknologi internet kabel berkecepatan tinggi (fixed broadband) rupanya masih relevan. Terbukti, laporan firma riset ABI (Allied Business Intelligence) Research Inc mengungkap, populasi pengguna fixed broadband di dunia pada kuartal kedua (April-Juni) 2010 meningkat 10 persen per tahun menjadi 449 juta pelanggan.
"Pendorong utama pertumbuhan tersebut adalah wilayah Asia Pasifik. Pada kuartal kedua 2010, populasi pengguna fixed broadband di Asia Pasifik meningkat sekitar tiga juta pelanggan," jelas Director Digital Home Practice ABI Research Inc Jason Blackwell.
Layanan fixed broadband disajikan kepada konsumen dengan tiga cara. Pertama adalah melalui jaringan kabel telepon, alias DSL (Digital Subscriber Line). Kedua melalui jaringan televisi kabel. Ada pun ketiga adalah melalui jaringan kabel serat optik (fiber). Di antara tiga jenis layanan fixed broadband yang populer, ABI Research menjelaskan, DSL adalah penguasa pasar global. ABI Research memaparkan, DSL menguasai pangsa pasar global 65 persen pada 2009. Sementara itu, kabel menguasai pangsa pasar global 24 persen dan fiber 11 persen.
"Pada saat ini, fixed broadband masih relevan karena layanan internet berkecepatan tinggi tersebut ideal untuk mengakses layananlayanan file-sharing, download konten multimedia, televisi internet, game online, dan konferensi video online," tutur Research Associate ABI Research Inc Khin Sandi Lynn.
ABI Research menambahkan, layanan fixed broadband menghasilkan pendapatan global USD170 miliar pada 2009, alias naik 14 persen dibandingkan pada 2008. Karena populasi pelanggan fixed broadband terus meningkat, ABI Research meyakini, pendapatan global fixed broadband pun akan terus bertumbuh. ABI Research memprediksi, pendapatan global fixed broadband pada 2010 akan menembus USD184 miliar.
ABI Research menegaskan, sekitar 62 persen dari pendapatan tersebut disumbangkan oleh DSL karena DSL memiliki populasi pelanggan terbesar. Akan tetapi, ABI Research memperingatkan, dominasi DSL di pasar fixed broadband global tidak akan bertahan lama. Sebab, konsumen pada saat ini mulai condong ke teknologi fiber. Dibandingkan DSL dan kabel, fiber memang menjanjikan kecepatan dan stabilitas koneksi internet berkecepatan tinggi yang lebih baik. Berdasarkan perkiraan ABI Research,populasi pengguna fixed broadband di dunia pada 2014 akan mencapai 501 juta pelanggan. Sekitar 106 juta pelanggan dari populasi total tersebut adalah pengguna fiber. Padahal, ABI Research mencatat, populasi pengguna fiber di dunia pada 2009 baru mencapai 44 juta pelanggan.
ABI Research mencermati, populasi pengguna layanan fixed broadband berteknologi fiber di dunia meningkat pesat karena para operator agresif memperluas jangkauan jaringan fiber masingmasing. Di dunia, ABI Research menggarisbawahi,penetrasi layanan fiber tertinggi pada saat ini terjadi di wilayah Asia Pasifik, dengan pangsa pasar sekitar 84 persen. Untuk level negara, ABI Research menambahkan,pengguna layanan fiber terbesar di dunia pada saat ini berada di Jepang, di mana sekitar 55 persen pelanggan broadband di sana menggunakan jaringan fiber.
Sementara itu, negara yang memiliki penetrasi fiber tertinggi kedua didunia adalah Korea Selatan, dimana sekitar 49 persen pelanggan broadband di sana menggunakan fiber. Berkat tingginya minat konsumen terhadap layanan fixed broadband berkecepatan lebih tinggi, ABI Research menemukan, layanan fiber mampu meraih pertumbuhan lebih tinggi daripada DSL dan kabel sejak 2008. ABI Research memperkirakan, layanan fiber akan mampu meraih pertumbuhan tahunan ratarata 20 persen mulai 2008 hingga 2014. Berkat pertumbuhan pesat populasi pengguna fiber pula, ABI Research menegaskan, populasi pengguna fixed broadband di dunia pada 2015 akan meningkat menjadi 548 juta pelanggan,di mana sekitar 134 juta pelanggan di antaranya adalah pelanggan fiber.
(Sarie )