NEW DELHI - Konsumen di India sudah bisa dengan mudah mendapatkan obat penangkal virus H1N1. Namun ternyata, obat ini diprediksi tidak cocok untuk anak-anak.
Obat antiflu oseltamivir atau yang biasa disebut dengan Tamiflu bisa didapatkan melalui toko-toko ritel. Namun para peneliti dari Universitas Oxford menyarankan agar obat tersebut tidak digunakan oleh anak-anak. Pasalnya, obat tersebut dapat menimbulkan gejala seperti muntah, dehidrasi dan komplikai lainnya.
Dilansir melalui Times of India, Selasa (11/8/2009), Tamiflu telah terbukti tidak dapat digunakan oleh anak-anak. Bahkan 5 persen kasus tersebut terjadi pada anak-anak berumur di antara satu hingga 12 tahun. Bahkan, studi lainnya menyatakan, Tamiflu mampu menimbulkan perasaan mual dan mimpi buruk dikalangan anak-anak.
Oleh karena itu, pihak kedokteran di India meminta kepada pemerintah untuk memberikan batasan-batasan untuk penggunaan Tamiflu kepada anak-anak.
Seperti diberitakan sebelumnya, Tamiflu merupakan obat yang dianggap mampu menangkal virus flu semacam H1N1. Tamiflu atau Relenza, adalah obat buatan perusahaan farmasi di Swiss bernama Roche.
(Sarie )