Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Flu Babi Semakin Mendekati Indonesia

Rachmatunnisa , Jurnalis-Kamis, 18 Juni 2009 |11:13 WIB
Flu Babi Semakin Mendekati Indonesia
A
A
A

KUALA LUMPUR - Badan Kesehatan dunia WHO telah menetapkan status pandemik flu H1N1 atau flu babi menjadi fase 6 dari sebelumnya fase 5. Itu artinya flu babi kian menjalar. Indonesia pun patut waspada karena virus ini mulai mendekati negara kepulauan kita.

Malaysia baru saja mengumumkan seorang warganya positif terjangkit virus flu babi pertama. Seorang gadis berusia 17 tahun diketahui mengidap virus H1N1.

Padahal, berdasarkan data hasil pemeriksaan riwayat kesehatan, gadis ini tidak memiliki catatan pernah melakukan perjalanan ke luar negeri. Hal ini diungkapkan oleh Dirjen Kementrian Kesehatan Malaysia Tan Sri Dr Mohd Ismail Merican yang dikutip dari AFP, Kamis (18/6/2009).

"Kemungkinan gadis ini tertular oleh orang lain yang telah mengidap virus flu babi. Sebab dia tidak pernah ke luar negeri yang memiliki kasus flu babi," kata Ismail.

Ismail kemudian menjelaskan kronologi penyebaran virus terhadap gadis tersebut. Menurut Ismail, berdasarkan catatan medis gadis itu mulai mengalami batuk dan pilek sejak 14 Juni pukul 9 malam waktu setempat. Hari berikutnya, gejala batuk dan flu kemudian berkembang menjadi demam dan panas tinggi.

"Pada hari yang sama, dia berobat ke University Malaya Medical Centre, namun rumah sakit itu kemudian merujuknya ke Sungai Buloh Hospital dan baru dinyatakan positif terjangkit H1N1," kata Ismail.

Menurutnya, kasus flu babi ini merupakan pertama kali terjadi pada warga Malaysia. Dengan demikian, hal ini menandakan bahwa flu babi sudah mulai tersebar di wilayah Asia Tenggara dan semakin mendekati Indonesia.

Pekan lalu pemerintah Thailand mengumumkan terdapat 310 orang termasuk turis asing dinyatakan positif terjangkit virus flu babi. Angka ini naik sebelumnya yang hanya berjumlah 13 orang pada pekan sebelumnya.

Sementara itu di Autralia, Menteri Kesehatan Nicola Roxon mengumumkan keadaan genting karena penderita virus flu babi di negeri kangguru itu telah mencapai 2.000 orang.

(Sarie )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement