Pengamat Telko: SLJJ Itu Useless

Sarie , Jurnalis
Senin 22 Desember 2008 16:27 WIB
Share :

JAKARTA - Dari segi bisnis, penggunaan Sambungan Langsung Internasional (SLI) dan Sambungan Langsung Jarak Jauh (SLJJ) sangat jarang digunakan. Teknologi telekomunikasi yang kini berbasis IP dirasa sudah cukup untuk menggantikan posisi SLI dan SLJJ.

"Layanan SLJJ secara konvergensi sudah tidak cocok lagi sebagai sebuah entitas bisnis. Saat ini teknologi telekomunikasi sudah berbasis internet protokol (IP), semua sudah merge," ujar pengamat telekomunikasi Gunawan Wibisono, saat dihubungi okezone, Senin (22/12/2008).

Menurut Gunawan, saat ini sangat jarang pengguna telekomunikasi yang menggunakan SLJJ untuk berkomunikasi dengan orang lain di luar kota. Pasalnya, untuk urusan telepon ke mana pun dan di mana pun, para pengguna telekomunikasi tersebut telah mempercayai layanan mereka kepada teknologi telekomunikasi seluler. Apalagi, para pengguna teknologi fixed wireless access (FWA) seperti Flexi, StarOne dan Esia, sudah memiliki teknologi automutasi, yang memungkinkan perpindahan dari satu wilayah ke wilayah lainnya secara otomatis.

Belum lagi, tambah Gunawan, layanan SLJJ menargetkan pengguna layanan PSTN (telepon rumah) yang notabene sebagian besar dimiliki oleh Telkom. Meskipun Indosat pun memiliki pelanggan PSTN namun, lanjut Gunawan, tetap saja marketnya dimiliki oleh Telkom.  

"SLJJ itu udah engga kepake, Useless. Tender itu ada pun, hanya karena pemerintah ingin menjalankan undang-undang yang ada. Padahal dari segi teknologi, SLJJ udah engga cocok lagi di zaman IP Based ini. Implementasinya pun pasti akan kesulitan," tandas Gunawan.

Untuk itu, Gunawan menyarankan kepada pemilik lisensi untuk berhati-hati menyediakan layanan ini. Baik dengan melihat peluang bisnis yang ada maupun dengan melihat target pengguna yang eksisting. Bahkan, Gunawan menyatakan bahwa bisa jadi Bakrie Telecom memiliki rencana lain dalam mendapatkan lisensi tersebut.

"Bisa jadi karena mereka ingin mengurangi bisnis incumbent (operator dominan), atau bisa juga mereka menginginkan lisensi tersebut untuk dijadikan jaminan ke bank dalam mendapatkan pinjaman, dengan dalih mendapatkan tugas dari pemerintah untuk menggelar layanan SLJJ untuk masyarakat," terang Gunawan.

(Sarie )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya