"Oleh karena itu, setelah kami beberapa kali mengikuti ratas, baik di Hambalang maupun di Istana, kami mendapat undangan khusus lagi untuk menyampaikan secara lebih utuh kira-kira inovasi BRIN itu apa saja," ujarnya.
"Dan kemudian kami pun diminta untuk memamerkan produk-produk yang sudah kami hasilkan maupun produk-produk yang sekarang ini sedang dalam proses penyelesaian," tambahnya.
Menurut Arif, terdapat sekitar 12 klaster riset dengan total produk inovasi yang telah dikurasi mencapai 150 hingga 200 produk.
"Produk kita ada sekitar 12 klaster. Jadi, setelah dikurasi ada di atas 150 sampai 200 produk," kata Arif.
Presiden Prabowo juga dijadwalkan berkeliling melihat berbagai inovasi tersebut dan berdialog langsung dengan para peneliti.
"Nanti semua itu akan kami paparkan dan Bapak Presiden juga nanti akan berkeliling untuk melihat inovasi-inovasi kita, lalu langsung kami pertemukan dengan perisetnya, penelitinya, dan di situlah beliau nanti akan memberikan arahan kepada kita," paparnya.
Arif mengatakan, salah satu inovasi unggulan yang dipamerkan berasal dari sektor energi, yakni teknologi Absorbed Natural Gas (ANG) yang dinilai berpotensi menjadi alternatif pengganti LPG.
"Karena kalau ANG tadi bisa digunakan dengan tekanan kurang dari 30 bar, maka itu bisa menjadi pengganti LPG. Jadi, ini salah satu andalan kita yang nanti akan bisa memberikan solusi untuk bidang energi," katanya.