Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penjualan Tesla Anjlok Hampir 90% di Negara Mobil Listrik

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Rabu, 04 Februari 2026 |17:00 WIB
Penjualan Tesla Anjlok Hampir 90% di Negara Mobil Listrik
Penjualan Tesla Anjlok Hampir 90% di Negara Mobil Listrik (Carscoops)
A
A
A

JAKARTA - Mobil listrik laku keras di Norwegia. Bahkan pada Januari 2026, sebanyak 94 persen dari semua kendaraan baru yang terjual di Norwegia adalah kendaraan listrik. Meski mobil listrik laris manis di Norwegia, penjualan brand otomotif asal Amerika Serikat (AS), Tesla, anjlok hampir 90 persen. 

1. Penjualan Tesla Anjlok

Bukan rahasia lagi bahwa dominasi Tesla di Eropa telah berada di bawah tekanan selama beberapa waktu. Namun, hanya sedikit yang memperkirakan penjualan Tesla terjun bebas di salah satu pasar yang paling loyal tersebut. 
"Perilaku Elon Musk yang kontroversial dan munculnya alternatif kompetitif telah mengikis popularitas Tesla," demikian laporan Carscoops, dikutip Rabu (4/2/2026). 

Ternyata bahkan Norwegia, yang sejak lama dianggap sebagai benteng Tesla di Eropa, mungkin kehilangan minat. 

"Data registrasi baru dari Januari 2026 menunjukkan hanya 62 unit Tesla Model Y yang dikirimkan di Norwegia bulan lalu, yang hanya menyumbang 2,8 persen dari penjualan mobil baru," katanya.

Di seluruh jajaran produknya, Tesla hanya menjual total 83 kendaraan. Jumlah ini turun 88 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Beberapa kendaraan listrik lainnya kini dengan mudah melampaui Model Y dalam penjualan di Norwegia. Pada bulan Januari, Volkswagen ID.3 memimpin dengan distribusi 299 unit kendaraan. 

Toyota bZ4X menyusul dengan 184 unit, di depan Toyota Urban Cruiser dengan 98 unit dan Skoda Elroq dengan 78 unit. Bahkan Deepal S05 yang relatif kurang dikenal pun berhasil mengalahkan Model Y dengan 75 registrasi baru, sementara Volkswagen ID.4 berada sedikit di atas angka Tesla dengan 69 unit.

 

2.  Mobil Listrik Tetap Berkuasa

Meskipun penjualan Tesla turun, pasar kendaraan listrik Norwegia tetap didominasi oleh kendaraan listrik. Sebanyak 94 persen dari semua kendaraan baru yang terjual di Norwegia bulan lalu adalah kendaraan listrik. Mobil diesel hanya mencatat 98 penjualan, sementara hanya 7 kendaraan bertenaga bensin yang terdaftar di seluruh negeri. Angka tersebut menjadi yang terendah.

Meskipun Tesla mengalami bulan yang sulit di Norwegia, penjualan mereka meningkat di beberapa pasar Eropa. Di Spanyol penjualan Tesla naik 70 persen menjadi 456 unit. Selain itu, di Italia penjualan Tesla melonjak 75 persen menjadi 713 unit, di Swedia naik 26 persen menjadi 512 unit, di Denmark naik 3 persen menjadi 458 unit.

"Kemungkinan besar, pertumbuhan ini dipengaruhi ketersediaan versi Model 3 dan Model Y yang baru, terjangkau, dan lebih sederhana," katanya. 

Meski begitu, gambaran Tesla di Eropa tetap beragam. Sebuah laporan Reuters menyoroti kerugian signifikan di pasar-pasar utama: penjualan di Prancis turun 42 persen, Belgia turun 31 persen, dan Belanda mengalami penurunan drastis sebesar 67 persen. Di Portugal, penurunan tersebut moderat tetapi terlihat, yaitu sedikit di atas 3 persen.

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement