JAKARTA - Koding Next pada Selasa, (27/2/2024) meluncurkan Future Classroom, sebuah platform inovatif yang dirancang untuk mengintegrasikan pendidikan teknologi dan coding ke dalam kurikulum sekolah Indonesia.
Future Classroom diklaim mampu menjawab tantangan banyak sekolah di Indonesia yang mengalami keterbatasan akses terhadap pendidikan coding yang terampil dan kewalahan dalam menghadapi tingginya biaya untuk memperoleh perangkat canggih.
Menurut pendiri Koding Next, Bartek Wasik, Future Classroom mampu menghadirkan lingkungan pembelajaran yang menarik serta memberi pengalaman belajar dinamis dengan menggunakan konten video interaktif dan teks pembelajaran yang disesuaikan untuk pendidikan anak-anak.
Selain itu platform juga dinilai memberdayakan pendidik lantaran dilengkapi dengan kecerdasan buatan atau artificial Intelligence (AI) untuk membantu pengecekan, dan memberi rekomendasi pada kesalahan penulisan kode, serta menawarkan pembelakaran yang efisien.
"Future Classroom menawarkan infrastruktur berbasis cloud sehingga sekolah tidak perlu berinvestasi pada perangkat penyimpanan data yang mahal. Di sisi lain juga punya aksesibilitas luas lantaran berfungsi penuh di seluruh perangkat komputer," kata Wasik.
"Ini adalah upaya kolaboratif, yang melibatkan ahli teknologi dari STEMI Kroasia dan para ahli dari Harvard School of Education. Ia berfungsi sebagai intu gerbang menuju masa depan pendidikan, membekali setiap anak dengan potensi untuk menjadi inovator dalam teknologi," lanjutnya.
Dikembangkan para ahli, Koding Next sendiri menciptakan kurikulum yang komprehensif dengan mencakup seluruh aspek K12, menawarkan kesempatan untuk menjelajahi berbagai ranah teknologi, mulai dari algoritma dasar hingga bidang lanjutan.
Ini mencakup robotika, pemrograman Python, AI, desain, dan pengembangan perangkat lunak mobil. Setiap kurikulum yang dikembangkan akan dilakukan peninjauan penyempurnaan yang cermat setiap 6 bulan.
(Rahman Asmardika)