JAKARTA – President Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), Yuzak Kristian Solaeman mengatakan, pihaknya belum tertarik memasuki segmen bus besar.
Saat ini Isuzu Indonesia baru bermain di segmen bus medium hingga mikro bus. Keandalan mesin dan kekuatan sasisnya menjadi keunggulan tersendiri bagi produsen asal Jepang yang sudah berdiri selama 50 tahun.
Yuzak mengatakan, Isuzu terus mempelajari segmen bus besar yang sudah dilakukan pihaknya sejak beberapa tahun lalu. Namun, pihaknya merasa pasar yang dimasuki Isuzu Indonesia saat ini sudah cukup.
“Untuk big bus, kami pelajari dulu segmen di sini. Kami mau lihat pertumbuhannya di Indonesia, terutama di Jakarta, apakah masih cocok. Namun kami mau segmen yang lebih potensial, karena untuk pasar yang baru perlu ada skala bisnis,” kata Yuzak di Jakarta Pusat, Kamis (25/1/2024).
Ia menyampaikan, pihaknya masih akan melihat dulu segmen potensial ekonomi apakah sudah tepat atau belum.
Sebagai informasi, Isuzu pernah membawa sasis big bus dengan nama Isuzu LT Series dalam pameran GIIAS 2017. Namun, semenjak kehadirannya tidak banyak operator bus yang membeli sasis tersebut.
Sementara itu, Director of Business Directorate PT IAMI Kyouko Hikima mengatakan saat ini masih belum ada rencana menjual sasis bus besar di Indonesua. Namun, ia berharap ke dapannya Isuzu bisa big bus di Indonesia.