"Kami sangat berhati-hati karena bisa disalahgunakan. Tulisan tangan mewakili identitas seseorang, jadi kami memikirkan hal ini dengan hati-hati sebelum menerapkannya," ujar para peneliti.
Para peneliti di tim tersebut mengatakan bahwa mereka sedang mengerjakan alat untuk mencegah pemalsuan dan bahwa penemuan mereka juga dapat digunakan untuk menafsirkan tulisan yang tidak terbaca. Jadi kita tunggu saja perkembangan kabarnya.
(Rahman Asmardika)