JAKARTA – Xiaomi telah luncurkan sistem operasi terbaru mereka HyperOS, bersamaan dengan peluncuran handphone seri terbaru Xiaomi 14 di China pada akhir bulan lalu. Sistem terbaru ini tampaknya sangat dinanti-nantikan oleh masyarakat, bahkan secara global.
Pembaruan sistem operasi HyperOS ini pun sudah bisa didapatkan untuk sebagian perangkat keluaran Xiaomi termasuk, Xiaomi 13, Xiaomi 13T, Xiaomi 12T, Xiaomi 11T, dan Xiaomi Pad 6. Namun, untuk bisa mengupdate HyperOS ini, ada hal yang tidak boleh dilakukan pada HP Xiaomi.
Pengguna smartphone Xiaomi diharapkan tidak membuka kunci bootloader yang ada pada HP tersebut. Hal ini dikarenakan membuat HP tidak mendapatkan pembaruan HyperOS.
“Sistem operasi sebelumnya, seperti MIUI 14, masih mempertahankan kemampuan untuk membuka kunci, namun pengguna tidak akan lagi menerima pembaruan Xiaomi HyperOS jika mereka membiarkan perangkat mereka dalam keadaan tidak terkunci,” ungkap Xiaomi sebagaimana dilansir dari OSnews pada Kamis (16/11/2023).
Klarifikasi dalam email tindak lanjut Xiaomi menjelaskan pembaruan HyperOS tidak akan tersedia jika pengguna telah membuka kunci bootloader. Namun, perusahaan juga mengatakan bahwa pengguna bisa mendapatkan pembaruan HyperOS apabila mereka memilih untuk mengunci perangkatnya kembali. Hal ini pun berlaku bagi semua perangkat Xiaomi secara global.
Oleh karena itu, bagi pengguna handphone Xiaomi di luar China yang ingin mendapatkan update HyperOS, perlu diingat untuk tidak membuka kunci booloader Anda. Bagi pengguna yang masih membiarkan bootloader terbuka, bersiaplah mengunci bootloader melalui aplikasi Mi Flash Pro guna memastikan dapat menikmati pembaruan HyperOS yang dijanjikan.