JAKARTA - Tumbuh menjadi salah satu merek perusahaan elektronik yang digemari di Indonesia, Xiaomi telah melakukan berbagai jenis pengembangan. Terbaru, Xiaomi mengumumkan rencana mereka untuk beralih dari MIUI ke HyperOS sebagai sistem operasi mereka.
Kabar ini secara langsung dibagikan oleh pendiri dan CEO Xiaomi, Lei Jun dalam unggahan di akun X pribadinya @leijun pada 17 Oktober lalu. Dari unggahan tersebut, dirinya menjelaskan bahwa HyperOS yang telah dikembangkan selama bertahun-tahun sejak 2014 akan debut resmi pada seri Xiaomi 14 yang meluncur pada 26 Oktober mendatang.
Nantinya, sistem HyperOS yang juga diterapkan secara bertahap pada 200 produk Xiaomi lainnya akan memiliki peningkatan dalam segi performa serta konektivitas yang lebih baik dengan berbagai perangkat Internet of Things (IoT) yang berbasis kecerdasan buatan (AIoT).
Lantas, siapakah sosok Lei Jun selaku pemilik Xiaomi yang memperkenalkan HyperOS ini? Berikut penjelasan selengkapnya.
Memiliki Ketertarikan di Bidang Teknologi
Lahir di Xiantao, Hubei, China pada 16 Desember 1969, Lei Jun telah menekuni bidang teknologi sejak masih remaja. Dirinya kemudian mengambil pendidikan lanjutan di Wuhan University dan berhasil meraih gelar Bachelor Of Science di bidang teknik.
Setelah lulus, Jun bergabung dengan perusahaan perangkat lunak KingSoft pada tahun 1992. Dirinya berhasil membawa perusahaan ke penawaran saham perdana di bursa saham Hong Kong. Sukses besar, ia diangkat menjadi kepala eksekutif di 1998 hingga akhirnya mengundurkan diri sebagai Presiden dan CEO KingSoft pada 2007 karena alasan kesehatan.