Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Keunggulan dan Kekurangan BBM Pertamina, Pertalite Mau Dihapus!

Muhamad Fadli Ramadan , Jurnalis-Senin, 04 September 2023 |17:50 WIB
Keunggulan dan Kekurangan BBM Pertamina, Pertalite Mau Dihapus!
ilustrasi BBM. (doc. Pixabay)
A
A
A

JAKARTA – Bahan Bakar Minyak (BBM) merupakan sumber energi yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia.

Dikutip dari laman MyPertamina, setidaknya ada delapan jenis BBM yang dipasarkan di Indonesia. Beberapa di antaranya merupakan jenis BBM bersubsidi dengan kualitas yang tidak begitu baik.

Masyarakat bisa memilih BBM yang tepat sesuai dengan kebutuhan mesin kendaraan karena ini menentukan proses pembakaran dalam mesin.

Untuk itu, kenali jenis-jenis serta kelebihan dan kekurangan BBM di SPBU Pertamina.

1. Pertamax Turbo

Pertamax Turbo merupakan varian BBM hasil kolaborasi Pertamina dan perusahaan mobil asa Italia, Lamborghini. Jenis BBM Pertamina yang satu ini diproduksi dengan menggunakan formula Ignition Boost Formula (IBF) dengan kadar RON 98.

Dirancang untuk memenuhi persayaratan mesin berteknologi tinggi, kelebihan BBM ini adalah meningkatkan drivability, meningkatkan akselerasi, memaksmalkan kecepatan tertinggi, meningkatkan tenaga mesin, dan menyempurnakan pembakaran.

Namun, Pertamax Turbo juga memiliki kekurangan seperti harganya yang cukup mahal dan hanya bisa digunkan pada kendaraan tertentu dengan mesin yang memiliki kompresi 11-13:1.

2. Pertamax

Jenis BBM Pertamina berikutnya adalah Pertamax dengn kadar oktan 92 berstandar internasional. Pertamax direkomendasikan untuk kendaraan dengan kompresi 10:1 sampai rasio 11:1 atau kendaraan dengan teknologi Electronic Fuel Injection (EFI).

Pertamax sendiri memiliki keunggulan seperti ecosave technology yang mampu membersihkan bagian dalam mesin, dilengkapi pelindung anti karat, mencegah korosi pada saluran bahan bakar dan ruang bakar mesin, serta mampu menjaga kemurnian bahan bakar dari campuran air sehingga pembakaran menjadi lebih sempurna.

Kekurangan BBM Pertamina jenis Pertamax adalah harganya yang tak menentu karena mengikuti harga minyak dunia. Khusus untuk motor yang tak memiliki radiator, maka mesin bisa menjadi lebih panas.

3. Pertamax Green 95

Pertamax Green 95 adalah produk terbaru dari PT Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading. Ini merupakan bahan bakar campuran antara Pertamax RON 92 dengan etanol 5 persen.

Bahan bakar ini ditukukan untuk kendaraan dengan nilai kompresi 12:1 sampai 13:1 agar bisa bekerja dengan maksimal. Hasilnya, emisi yang dihasilkan jauh lebih rendah karena bahan baku yang digunakan berasal dari molase tebu.

4. Pertalite

Pertalite merupakan jenis BBM Pertamina yang saat ini sangat diandalkan oleh masyarakat Indonesia dalam beraktivitas menggunakan kendaraan bermotor. Jenis BBM ini memiliki oktan 90 yang dapat dikenali dengan warna hijau terang dan jernih.

Memiliki kadar RON 90 membuat Pertalite dapat digunakan oleh kendaraan dengan kompresi mesin 9-10:1. Keunggulan Pertalite adalah ramah lingkungan, ada kandungan detergent, tapi tidak sebanyak Pertamax, harga lebih murah, tambahan additive membuat Pertalite mampu menempuh jarak yang lebih jauh.

Kekurangan Pertalite adalah mengakibatkan knocking atau ngelitik pada kendaraan bermesin diatas 125 cc, usia komponen mesin lebih singkat pada kendaraan dengan mesin berkompresi tinggi, serta bensin lebih boros sekitar 20 persen di mesin kompresi tinggi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement