JAKARTA – Tesla dikabarkan bakal menjalin komunikasi dengan pemerintah India melalui Menteri Perdagangan Piyush Goyal. Kabarnya, pertemuan itu untuk membahas mengenai produksi mobil listrik murah yang akan dijual USD24 ribu atau setara Rp360 jutaan.
Melansir Reuters, Tesla telah menyatakan minatnya untuk membangun pabrik di India yang akan memproduksi kendaraan listrik (EV) harga murah berstatus All-New. Mobil listrik ini ditujukan untuk pasar lokal dan ekspor.
Pertemuan dengan Menteri Perdagangan India merupakan upaya lanjutan setelah mereka gagal meminta pengurangan pajak impor tahun lalu. India bersikeras untuk memproduksi mobil listrik secara lokal.

Pertemuan ini akan menjadi diskusi yang sangat penting antara Tesla dan pemerintah India sejak Juni lalu. Saat itu, Elon Musk bertemu dengan Perdana Menteri India Narendra Modi dan mengatakan ingin melakukan investasi yang signifikan di negara tersebut.
"Saya yakin Tesla akan berada di India, dan kami akan melakukannya secepat mungkin. Mudah-mudahan, kami dapat mengumumkan sesuatu dalam waktu dekat. Kami tidak ingin terburu-buru pada pengumuman. Tetapi kemungkinan besar akan ada investasi dan hubungan yang signifikan di masa depan,” kata Musk setelah pertemuan itu seperti dikutip dari Telarati.
Saat ini, Tesla memproduksi mobil listrik mereka di California dan Texas untuk basis Amerika Serikat. Di luar itu, mereka memiliki pabrik di Berlin dan juga Shanghai, China sebagai yang terbesar dengan menyumbang hampir 40 persen dari total produksi.
Tesla juga saat ini sedang membangun Gigafactory di Meksiko yang akan memproduksi mobil listrik harga murah, dan platform volume tinggi. Tesla mengatakan platform kendaraan generasi berikutnya akan memangkas biaya produksi hingga 50 persen.