Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Belum Juga Dijual Global, Headset Canggih Apple Sudah Bermasalah di China

Wahyu Sibarani , Jurnalis-Selasa, 13 Juni 2023 |11:33 WIB
Belum Juga Dijual Global, Headset Canggih Apple Sudah Bermasalah di China
Apple Vision Pro. (Foto: Apple)
A
A
A

HEADSET virtual realitas atau Virtual Reality (VR) milik Apple, Vision Pro, memang direncanakan meluncur tahun depan. Sayangnya, belum juga meluncur, headset canggih itu sudah bermasalah.

Kabarnya, Apple mau tidak mau harus segera mencopot nama Vision Pro dari headset tersebut. Terutama jika berniat ingin menjual Apple Vision Pro di China. Pasalnya nama Vision Pro justru sudah dipaten oleh Huawei.

Kondisi itu pertama kali tersiar melalui situs HuaweiCentral Newsroom yang menyebutkan bahwa nama Vision Pro telah dimiliki Huawei. Pada 16 Mei 2019, Huawei justru sudah lebih dulu memasukkan produk mereka Huawei Vision Pro dalam daftar paten di china National Intelecctual Property Administration.

Saat itu Huawei Vision Pro mendapatkan nomor paten 38242888. Dalam daftar itu juga disebutkan bahwa Huawei memiliki hak eksklusif penggunaan nama Vision Pro dari 28 November 2021 hingga 27 November 2031.

Virison Pro huawei

"Paten ini merupakan merek dagang Huawei Vision Pro dengan lingkup produk dan layanan berupa TV LCD, perangkat realitas virtual yang dipasang di kepala, perangkat radio, dan lainnya," sebut HuaweiCentral Newsroom.

Tidak hanya tiga barang elektronik itu saja, dalam daftar paten yang sama, Huawei memasukkan berbagai perangkat elektronik lainnya yang akan menggunakan nama Vision Pro. Dalam detail yang disertakan di permohonan paten itu setidaknya ada puluhan perangkat elektronik yang dimasukkan dalam daftar paten itu.

Huawei disebutkan Huawei Central tidak secara sengaja memblokir nama Vision Pro dari Apple. Pasalnya produk dengan nama Vision Pro yang digunakan Huawei sudah duluan hadir dibanding Apple Vision Pro.

Lebih lanjut Situs PatentlyApple membenarkan adanya kondisi serius tersebut. Mereka bahkan mengatakan Apple mau tidak mau harus mengubah nama Apple Vision Pro jika ingin menjualnya di China.

Apalagi berdasarkan ketentuan hukum China, Apple bisa jadi akan mendapatkan perlawanan hukum dari Huawei. "Penggunaan nama Apple dan Vision Pro di China kemungkinan tidak akan diizinkan di China," sebut PatentlyApple.

Hal itu diamini HuaweiCentral Newsroom yang menduga Apple akan mengubah nama Apple Vision Pro jika dijual di China. Hanya saja hal itu tidak akan berlaku di negara-negara lain.

Sampai saat ini Apple memang belum memberikan keterangan resmi mengenai pelanggaran paten di China tersebut. PatentlyApple menduga Apple telah menyiapkan banyak skema hukum untuk mengantisipasi persilisihan penggunaan nama Vision Pro.

Mereka bahkan mengatakan Apple sebelumnya sudah memasukkan nama produk Apple Reality sebagai hak kekayaan intelektual untuk wilayah Eropa dan Selandia Baru. Diduga upaya tersebut merupakan langkah antisipasi Apple apabila terjadi perselisihan hukum mengenai nama Apple Vision Pro.

(Martin Bagya Kertiyasa)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement