Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemilik ChatGPT Ingatkan, Jangan Tertipu dengan Sikap Chatbot yang Ramah

Tangguh Yudha , Jurnalis-Minggu, 04 Juni 2023 |07:08 WIB
Pemilik ChatGPT Ingatkan, Jangan Tertipu dengan Sikap Chatbot yang Ramah
ChatGPT. (Foto: Reuters)
A
A
A

KEBERADAAN chatbot besutan OpenAI, ChatGPT, memang menjadi penolong bagi banyak pekerja, apalagi mereka yang berhubungan dengan pemrograman. Sayangnya bagi beberapa perusahaan chatbot ini malah menjadi malapetaka.

Pasalnya, ketika seorang karyawan menggunakan ChatGPT untuk membantu pekerjaannya, maka secara tidak langsung dia mengirimkan informasi rahasia perusahaan pada OpenAI. Tidak heran jika beberapa perusahaan besar pun melarang karyawannya menggunakan ChatGPT.

Ya, chatbot bertenaga artificial intelligence (AI) ini memang rawan sekali melakukan pelanggaran privasi. Melihat hal ini, lantas sampai dititik mana pengguna boleh berbagi informasi dengan ChatGPT? Untuk menjawabnya simak paparan berikut, sebagaimana dilansir dari Techradar.

CEO OpenAI Sam Altman mengakui adanya risiko tersebut kebocoran data dari para penggunanya tersebut. Ia pun memperingatkan para pengguna bahwa salah jika mengandalkan ChatGPT untuk hal penting dan bersifat rahasia.

Pengguna harus mendekati ChatGPT dengan cara yang sama seperti platform lain seperti Facebook atau Twitter. Jika tidak ingin masyarakat umum membaca apa yang dirahasiakan, maka jangan sesekali memasukannya ke ChatGPT.

Jangan tertipu dengan sikap chatbot yang ramah. Pasalnya semua informasi yang diberikan akan digunakan kembali untuk melatih chatbot sehingga bisa memberikan informasi yang lebih baik bagi pengguna lainnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement