Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tak Ingin Dianggap Tertinggal, Maroko Bakal Produksi Mobil Listrik

Wahyu Sibarani , Jurnalis-Selasa, 30 Mei 2023 |19:29 WIB
Tak Ingin Dianggap Tertinggal, Maroko Bakal Produksi Mobil Listrik
Mobil hidrogen yang diproduksi perusahaan asal Maroko. (Foto: Atalayar)
A
A
A

JAKARTA – Tak ingin ketinggalan dengan produsen kendaraan listrik Eropa dan Jepang, pabrikan kendaraan asal Maroko dipastikan ikut bersaing di pasar mobil listrik pada 2026.

Rencananya, mobil listrik ini bakal diproduksi oleh perusahaan kolaborasi antara Maroko dan Inggris, yakni Atlas E-Mobility Group.

Dikutip dari Atalayar, Atlas E-Mobility mengungkapkan rencananya untuk produksi mobil listrik di Maroko, termasuk dalam hal desain juga akan dilakukan di negeri berjuluk Singa Atlas tersebut.

Disebutkan, Maroko punya kapasitas memproduksi mobil listrik, salah satunya adalah perusahaan rintisan di Maroko, NAMX. Perusahaan tersebut pernah memproduksi mobil hydrogen pada tahun 2023. Mobil tersebut bakal diproduksi dan dipasarkan pada 2025.

“Tujuan mobil ini dihadirkan adalah untuk menghadirkan kendaraan emisi nol yang terjangkau, praktis, dan pragmatis,” tulis keterangan resmi Atlas E-Mobility.

Disebutkan, kehadiran Atlas E-Mobility bakal membuka mata dunia karena mampu membuktikan Afrika bukan hanya sekadar negara kelas dua. Afrika mampu memproduksi mobil ramah lingkungan.

“Jangan sampai ada orang yang menganggap rendah determinasi dan keinginan kami serta meragukan kemampuan kami membuat sebuah teknologi dan solusi untuk mewujudkan kendaraan bebas karbon,” ujar CEO Atlas E-Mobility Mohamed Yehya El Bakkali.

Sementara itu, CTO Atlas E-Mobility Mohamed Hicham Senhaji Hannoun mengatakan, produksi mobil listrik butuh industri dan infrastruktur pendukung agar dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.

Produksi mobil listrik, kata dia, bakal jadi pijakan untuk langkah selanjutnya. Dia berharap Atlas E-Mobility dapat menjadi bagian dari solusi komprehensif yang dapat menguntungkan Afrika dari segi ekonomi berkelanjutan.

“Kami akan menyajikan peta jalan strategis untuk mengembangkan berbagai teknologi mutakhir yang meningkatkan jangkauan, kapasitas baterai, dan infrastruktur pengisian daya untuk menjadikan mobilitas tanpa emisi sebagai pilihan yang realistis untuk semua,” ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement