Pertumbuhan penjualan, kata Loman, didasarkan pada pergerakan harga komoditas. Hal inilah yang menentukan permintaan motor di pasaran. Loman menyebut haga batu bara telah menurun. Begitu juga dengan harga CPO.
“Kalau saya lihat sangat bergantung pada pertumbuhan ekonomi. Sepeda motor ini benar-benar menggambarkan keadaan ekonomi di Indonesia, karena memang alat produksi,” kata Loman.
Ia menambahkan, di Indonesia motor juga digunakan untuk usaha. Menurutnya, hal ini berbeda dengan mobil yang masih digunakan untuk kepentingan pribadi.
“Motor adalah alat produksi, kalau motor dipakai untuk usaha. Ini merupakan alat untuk commuter benar-benar mencerminkan pertumbuhan ekonomi. Saya harap ekonomi kita semakin baik,” tuturnya.
(Citra Dara Vresti Trisna)