JAKARTA – Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Johannes Loman mengumumkan kenaikan target penjualan sepeda motor di Indonesia tahun 2023.
AISI meningkatkan target penjualan dari 5,6 juta unit motor menjadi 5,8 juta unit. Upaya AISI menaikkan target penjualan tidak lepas dari angka penjualan roda dua pada kuartal pertama tahun ini.
“AISI punya target baru penjualan sebesar 5,6 unit sampai 5,8 juta unit sepanjang 2023,” kata Loman dalam acara Media Gathering Astra Honda Motor (AHM), di Jakarta Pusat, Senin (10/4/2023).
Loman menuturkan, tidak salah jika pihaknya menaikkan target penjualan jika melihat ada capaian positif pada periode pertama tahun 2023. Meski begitu, pihaknya bakal mendiskusikannya dengan seluruh anggota.
Menurutnya, tidak menutup kemungkinan untuk kembali meningkatkan target penjualan dari 5,8-6,1 juta unit. Hal tersebut didasarkan pada penjualan pada semester kedua 2023.
Pertumbuhan penjualan, kata Loman, didasarkan pada pergerakan harga komoditas. Hal inilah yang menentukan permintaan motor di pasaran. Loman menyebut haga batu bara telah menurun. Begitu juga dengan harga CPO.
“Kalau saya lihat sangat bergantung pada pertumbuhan ekonomi. Sepeda motor ini benar-benar menggambarkan keadaan ekonomi di Indonesia, karena memang alat produksi,” kata Loman.
Ia menambahkan, di Indonesia motor juga digunakan untuk usaha. Menurutnya, hal ini berbeda dengan mobil yang masih digunakan untuk kepentingan pribadi.
“Motor adalah alat produksi, kalau motor dipakai untuk usaha. Ini merupakan alat untuk commuter benar-benar mencerminkan pertumbuhan ekonomi. Saya harap ekonomi kita semakin baik,” tuturnya.
(Citra Dara Vresti Trisna)