Tujuan utama penipuan ini adalah untuk mengambil uang dari pengguna dengan meminta biaya komisi pengiriman hadiah. Selain itu, scammers juga mengumpulkan informasi pribadi seperti nama pengguna, alamat email, dan nomor telepon.
"Jangan tertipu oleh situs web palsu atau penipuan hadiah yang mengelabui pengguna agar memberikan informasi pribadi mereka. Selalu gunakan layanan streaming terkemuka dan periksa kembali keaslian situs web," lanjutnya.
Untuk menghindari menjadi korban penipuan, Olga menyarankan pengguna untuk memperhatikan tanggal rilis film resmi di bioskop, di layanan streaming, TV, DVD, atau sumber lainnya. Dia juga meminta masyarakat memeriksa keaslian situs web dengan mengecek format URL dan ejaan nama perusahaan sebelum memasukkan data pribadi dan gunakan hanya situs web resmi untuk menonton atau mengunduh film.
Selain itu, Olga mengimbau agar selalu menggunakan solusi keamanan yang andal, seperti Kaspersky Premium yang mengidentifikasi lampiran berbahaya dan memblokir situs phishing serta hindari tautan yang mencurigakan.
(Martin Bagya Kertiyasa)