JAKARTA – Bagi para pecinta transportasi bus, pasti sudah tidak asing lagi denga nada bus luar kota atau pulau yang memiliki dua orang sopir.
Meski keduanya sama-sama menyetir, namun tugas keduanya hampir berbeda di bus antar kota antar provinsi (AKAP). Bahkan, ada mitos yang beredar di antara para pecinta bus, yakni sopir kedua lebih jago dibanding sopir pertama.
Mantan Direktur PO Haryanto Ryan Mahendra menjelaskan, setiap bus memiliki dua orang sopir yang memiliki karakter yang berbeda.
Menurutnya, sopir pertama memiliki karakter yang cukup tenang, sementara sopir kedua memiliki karakter yang agresif. Karena itu, Ryan mengatakan bahwa kedua karakter tersebut dipasangkan demi menjaga keselarasan dan ketepatan waktu.
Namun, dalam hal ini bukan perkara siapa yang lebih jago, melainkan lebih kepada karakter dari sopir tersebut.
“Jadi lebih ke karakter mereka dan pembawaan yang berbeda-beda, contoh ada karakter yang bisa di wilayah solo, belum tentu bisa di wilayah Jepara, begitu juga sebaliknya,” ujar Ryan Mahendra di kanal YouTube Koboi Show.
Lebih lanjut Ryan menjelaskan, untuk sopir yang pembawaanya lebih tenang, kerap kali ditugaskan pada awal perjalanan ketika penumpang masih terjaga.
Sementara itu, untuk sopir kedua yang karakternya lebih agresif, ditugaskan ketika penumpang sudah terlelap setelah makan.