JAKARTA – Kendaraan komersial, seperti truk, dikenal memiliki mesin yang tangguh. Performa yang tangguh pada truk disesuaikan dengan fungsinya, yakni mengangkut muatan berat dengan itensitas tinggi.
Namun, tidak semua perusahaan angkutan barang mampu membeli truk baru untuk bisnisnya. Perusahaan logistik yang melayani skala kecil, lebih memilih mencari truk bekas untuk operasionalnya karena keterbatasan dana.
Sebenarnya, penggunaan truk bekas dan truk baru tidak jauh berbeda. Perawatan yang baik akan membuat truk baru atau bekas dapat bekerja dengan optimal dan performa yang terjaga. Berikut tips merawat truk bekas.
1. Memanaskan mesin
Memanaskan mesin adalah hal mendasar yang dibutuhkan oleh kendaraan. Perawatan semacam ini bisa diaplikasikan ke seluruh kendaraan, termasuk truk.
Memanaskan mesin truk selama 10-15 menit penting dilakukan agar oli mesin dapat melumasi seluruh komponen mesin sebelum digunakan
2. Cek tangki bahan bakar
Tips berikutnya yang penting untuk dilakukan adalah memastikan tangki bahan bakar selalu tersedia. Baik ketika akan digunakan atau tidak, bahan bakar harus senantiasa tersedia dan tidak boleh kehabisan.
Manfaat dari mengecek ketersediaan bahan bakar di tangki adalah untuk menghindari truk memompa tangki yang kosong atau ketika kehabisan bahan bakar. Jika proses pemompaan terjadi, truk harus dibawa ke bengkel resmi.