“Tidak ada lagi anggaran STB gratis untuk 2023. Tinggal realisasi komitmen dari stasiun-stasiun TV,” katanya.
Menurut Marvel, merek STB yang tersertifikasi akan terus bertambah karena jumlah pemohon cukup banyak. Salah satu produsen STB yang telah mengantongi sertifikasi dari Kementerian Kominfo adalah BUMN PT INTI (Persero).
Direktur Bisnis PT INTI Teguh Adi Suryandono mengungkapkan, selain sertifikasi dari Kominfo, STB INTI DVBT2 juga telah mengantongi Sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian. TKDN STB INTI DVBT2 sebesar 48,5%.
“Ini adalah bukti lolos uji pemenuhan persyaratan sebagai produsen perangkat telekomunikasi untuk dapat melakukan aktivitas penjualan dan proses pengadaan di Indonesia,” katanya.
Dalam sehari, PT INTI mampu memproduksi maksimal 8.000 unit STB. Per 21 Agustus 2022, sebanyak 50.000 unit keluar untuk mendukung pembagian STB gratis dan 8.357 unit untuk dijual secara online termasuk oleh reseller. STB gratis produksi PT INTI didistribusikan ke Kabupaten Bogor, Kota Depok, Cimahi, Sleman, Yogyakarta dan Jawa Timur.
“Di awal program ini berjalan, PT INTI berencana akan menyiapkan 400 ribu unit STB guna mendukung program ASO pemerintah. Namun, tidak menutup kemungkinan jumlah produksi berubah sesuai dinamika kebutuhan pasar, baik untuk mendukung program pemerintah maupun pasar retail,” kata Teguh.
(Ahmad Muhajir)