JAKARTA – Beberapa kepala negara peserta konfrensi tingkat tinggi (KTT) G20 2022 memiliki permintaan khusus, yakni mobil baja atau mobil yang dilengkapi dengan kaca anti peluru.
Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Satya Utama mengungkapkan, ketersediaan kendaraan sesuai dengan permintaan tersebut sangat terbatas. Oleh karena itu, kata dia, tidak semua kepala negara yang meminta bisa dipenuhi.
Oleh karena itu, pihaknya menyarankan negara-negara tersebut membawa kendaraan itu jika merasa diperlukan. Menurutnya, negara-negara besar G20 selalu memiliki permintaan khusus.
“Jelas dinamika seperti itu selalu ada, karena mereka membawa jumlah rombongan yang besar. Ada juga yang meminta fasilitas kendaraan keras, atau anti peluru,” kata Setya dikutip dari kanal Youtube Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Rabu (9/11/2022).
Selain menyarankan membawa kendaraan sendiri, ia mengungkapkan bahwa negara yang meminta kendaraan lapis baja atau mobil dengan kaca anti peluru kepada penyelenggara terlebih dulu yang akan disediakan.
Saat ini pihaknya sedang berdiskusi dengan beberapa negara peserta G20 terkait rombongan yang datang. Ia meminta negara-negara yang datang tidak membawa delegasi terlalu banyak agar kondisi lalu lintas tidak terlalu padat.
Satya mengungkapkan, kepala negara bakal datang pada tanggal 13 dan 14 November di Bali dan disambut dengan rangkaian kendaraan listrik yang akan mengantar delegasi ke hotel masing-masing.