Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Microsoft Tak Sengaja Bocorkan 2,4 TB Data Pelanggan

Maryam Nurfauziah , Jurnalis-Senin, 24 Oktober 2022 |16:08 WIB
Microsoft Tak Sengaja Bocorkan 2,4 TB Data Pelanggan
Microsoft tak sengaja bocorkan 2,4 TB data pelanggan (Foto: PCMag)
A
A
A

JAKARTA - Microsoft dilaporkan tidak sengaja membocorkan 2,4 TB data pelanggan yang disimpan sejak tahun 2017, akibatnya kini perusahaan mendapakan kritikan.

Dilansir dari Ars Technica, Senin (24/10/2022), menurut perusahaan keamanan SOCRadar, data yang bocor tersebut meliputi data faktur dan kontrak yang sudah ditandatangani, info kontak, serta email dari 65.000 pelanggan atau calon pelanggan selama lima tahun.

Selain itu, SOCRadar juga mengungkapkan, data tersebut berasal dari tahun 2017 hingga Agustus 2022.

Adapun data yang bocor termasuk bukti pelaksanaan dan pernyataan dokumen kerja, informasi pengguna, pesanan atau penawaran produk, detail proyek, informasi yang diidentifikasi secara pribadi, dan dokumen yang dapat mengungkapkan kekayaan intelektual.

Menurut SOCRadar, sumber kebocoran data ini berasal dari Azure Blob Storage yang keliru dikonfigurasi.

Microsoft sendiri mengakui adanya kebocoran data yang dialami perusahaan. Namun, Microsoft menilai SOCRadar terlalu melebih-lebihkan ruang lingkup insiden ini.

Pasalnya, Microsoft mengklaim terdapat beberapa data yang terbuka, termasuk informasi duplikat yang merujuk pada email, proyek, dan pengguna yang sama.

Microsoft juga menegaskan, penyebab insiden ini karena kesalahan konfigurasi yang tidak disengaja.

"Masalah ini disebabkan oleh kesalahan konfigurasi yang tidak disengaja, dampaknya tidak sampai ke seluruh ekosistem Microsoft, dan bukan akibat dari kerentanan keamanan," kata Microsoft.

Microsoft juga enggan memberikan data spesifik kepada salah satu pelanggan yang menanyakan data miliknya, karena organisasi mereka terdampak.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement