Pak Suzuki, yang merakit kendaraan Suzuki secara lokal, menggemakan sentimen tersebut, mengutip mekanisme baru bank sentral untuk persetujuan impor sebelumnya.
"Pembatasan berdampak buruk pada izin kiriman impor dari pelabuhan," kata kepala humas Pak Suzuki Motors, Shafiq A. Shaikh.
Dia mengatakan tidak tersedianya bahan dapat mengakibatkan penutupan pabrik pada bulan Agustus.

"Jika situasi yang sama terus berlanjut, maka mulai Agustus 2022 kami memiliki masalah besar," kata Syaikh.
Bank Negara Pakistan tidak menanggapi permintaan komentar.
Penjualan mobil rakitan lokal di Pakistan melonjak sekitar 50 persen dari Juli 2021 hingga Mei 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, menurut data Asosiasi Manufaktur Otomotif Pakistan.
(Salman Mardira)