Pemiliknya, Widayat Basuki Dharmowiyono, merupakan generasi ketiga pengelola toko kopi ini. Ia bercerita bahwa Dharma Boutique Roastery dulunya adalah pabrik kopi bernama Margo Redjo.Pabrik tua tersebut didirikan oleh Tan Tiong le (kakek Basuki) pada 1915.
Kami pun menikmati kopi dan mengobrol tentang kopi dan mobil dibawah hujan. Sementara di dalam seorang staff tengah menggiling biji kopi yang aromanya harum. Ah, perfect.
Malam itu memang hujan. Kami terburu-buru untuk masuk ke café karena lupa membawa payung. Sehingga lupa mengunci pintu. DisinilahWalk Away Auto Lock All New BR-V berfungsi. Mobil akan mengunci dengan sendirinya, sehingga lebih aman.
Ketika akan pulang, SINDOnews juga menggunakan Remote Engine Start untuk menyalakan mobil terlebih dulu. Bahkan fitur ini hampir selalu digunakan setiap kami berhenti untuk makan.
Baju kami basah, berkeringat. Juga cukup lelah karena beraktivitas sejak pagi. Tapi, terbayar dengan momen spesial ini. Mencari hidden gem memang butuh perjuangan.
Hujan lebat membuat ruas jalan yang kami lewati banjir cukup tinggi. Lagi-lagi, ground clearance 220 mm All New BR-V membuat kami tidak khawatir.
Keesokan harinya kami kembali ke Jakarta. Di perjalanan itu SINDOnews tidak banyak mengemudi. Tapi, lebih menikmati kenyamanan sebagai penumpang. Dan mobil ini memang nyaman.
Ruang kaki dan kepalanya lega. Banyak colokan listrik yang membuat penumpang tidak khawatir ngecas. Kompartemen untuk botol juga banyak yang penting untuk menjaga dehidrasi saat perjalanan jauh. Dan yang terpenting ruang kargonya yang luas. Sejak berangkat kami tidak ragu untuk membawa banyak barang. Mulai koper-koper, gimbal kamera, drone, dan masih banyak lagi.
Perjalanan penuh petualangan mencari hidden gem di Semarang dengan All New BR-V ini berlangsung tidak hanya nyaman, tapi juga sangat berkesan.
(Fitria Dwi Astuti )