Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Deretan PSE yang Terancam Diblokir Kominfo, Ada Amazon hingga Dota

Siska Permata Sari , Jurnalis-Kamis, 21 Juli 2022 |18:09 WIB
Deretan PSE yang Terancam Diblokir Kominfo, Ada Amazon hingga Dota
Deretan PSE yang terancam diblokir Kominfo, ada Amzon hingga Dota (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengungkapkan, telah mengumpulkan 100 Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) dengan trafik terbesar. Beberapa di antaranya terancam diblokir lantaran belum mendaftar.

Hal ini, disampaikan oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo, Semuel Abrijani, dalam konferensi pers, Kamis (21/7/2022).

“Terkait pendaftaran, kita tadi pagi sampai sore ini merangkum, ada 100 PSE dengan trafik yang terbesar. Besok kita merangkum 1.000 yang terbesar, habis itu nanti kita merangkum 10.000 yang terbesar, dilihat dari jumlah trafiknya,” ujar Samuel.

Dia menjelaskan, bagi PSE yang tidak mendaftar dengan jangka waktu tertentu, maka akan dikirimkan surat peringatan untuk segera melengkapi datanya.

“Batas waktu yang kita sepakati ada 5 (lima) hari kerja. Kalau tidak (mendaftar), kita langsung proses pemblokiran,” kata Semuel.

Dia menyebut, dari 100 PSE itu ada yang belum mendaftar dan telah dikirim surat.

“Dari data yang kami dapatkan, dari 100 pertama ini adalah Roblox, Opera, Linked-in, PayPal, Amazon, Alibaba, Yahoo, Bing, Steam, Dota, Epic Game, Battlenet, Origin, dan Counter-Strike,” paparnya.

“Sekarang sedang disiapkan surat untuk yang belum mendaftar. Surat peringatan itu untuk segera melengkapi (datanya). Kalau tidak, proses pemblokiran berjalan,” terangnya.

Sementara itu, Plt Direktur Tata Kelola Aplikasi Informatika Teguh Arifiyadi menjelaskan hal serupa.

“Kalau start per hari ini, berarti bila hari Rabu jam 23.59 tidak ada respons maupun komitmen untuk mendaftar, apalagi tidak mau mendaftar, maka tim kami akan melakukan pemutusan akses terhadap konten-konten atau platform tersebut,” tegas Teguh.

(Ahmad Muhajir)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement