Abukevicius menyampaikan, serangan sudah terlihat sejak 21 Juni. Dewan Keamanan Rusia pada 22 Juni menyatakan pembalasan terhadap blokade pengiriman.
Mereka menyebutkan bahwa peristiwa ini akan "membawa dampak negatif serius terhadap populasi Lithuania".
Pusat Keamanan Siber Nasional Lithuania memprediksi serangan ini, atau dalam skala yang lebih besar masih akan berlangsung sampai beberapa hari mendatang, diperkirakan menyasar sektor transportasi, energi dan keuangan.
Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Josep Borrel pekan lalu menyatakan Lithuania "baru saja menerapkan sanksi Uni Eropa" soal menghentikan transportasi beberapa barang ke Kaliningrad.
Sejauh ini, negara tersebut belum mengambil keputusan yang bersifat unilateral.
(Ahmad Muhajir)