Melejitnya popularitas Khaby dan menurunnya jumlah pengikut D'Amelio merupakan sesuatu yang menarik.
Banyak yang menyebut naiknya jumlah pengikut Khaby tidak lepas dari kacaunya algoritma TikTok saat ini.
Namun, pihak yang pro dengan kesuksesan Khaby menilai algoritma TikTok sudah benar. Justru kebalikannya, beberapa waktu algoritma TikTok dinilai sangat tendensius terhadap kreator berkulit hitam.
Mereka menyebut TikTok sudah menyelesaikan pekerjaan rumahnya untuk memperbaiki algoritma yang anti orang kulit hitam.
Termasuk membuat dewan keragaman dan menyumbangkan uang ke lembaga nonprofit yang membantu komunitas kulit hitam.
(Ahmad Muhajir)