Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cara Mudah Memilih Oli Mesin 2 Tak, Jangan Salah Pilih!

Asthesia Dhea Cantika , Jurnalis-Kamis, 14 April 2022 |10:04 WIB
Cara Mudah Memilih Oli Mesin 2 Tak, Jangan Salah Pilih!
Ilustrasi oli (dok Freepik)
A
A
A

SIMAK cara memilih oli mesin 2 tak cukup mudah. Oli alias pelumas memiliki arti penting bagi sepeda motor. Oli berperan membantu kinerja mesin agar maksimal dan tidak mengalami gesekan secara langsung.

Pelumas ibarat asupan utama bagi mesin, jika oli mesin kurang maka pelumasan mesin jadi kurang optimal. Komponen penting yang ada di mesin seperti silinder, blok, dan ring piston jadi lebih cepat aus dan baret.

Dalam memilih pelumas tidak boleh sembarangan harus sesuai dengan tipe mesin kendaraan Anda. Untuk kendaraan dengan mesin 2 tak misalnya, banyak yang menganggap oli samping paling penting. Padahal oli mesin juga memiliki fungsi sama pentingnya di motor 2-tak.

infografis

BACA JUGA:Kenali 7 Penyebab Oli Mesin Cepat Habis dan Cara Mengatasinya

Walaupun interval penggantian oli mesin 2 tak lebih lama dibandingkan 4 tak, namun pemilihan oli mesin tidak dapat asal. Lantas, bagaimana cara memilih oli yang tepat untuk mesin 2 tak?

Membaca Manual Book Kendaraan

Cara paling mudah dalam memilih oli yang tepat adalah membaca manual book kendaraan. Di dalam buku panduan tersebut, dijelaskan spesifikasi mesin dan jenis oli yang tepat.

Cek Kekentalan Oli

Setiap oli mesin memiliki fungsi yang sama. Tapi, pelumas tidak akan bekerja maksimal jika kandungannya tidak sesuai dengan karakter mesin kendaraan tersebut.

Umumnya perbedaan oli dapat dilihat dari kekentalan cairan. Tingkat kekentalan alias viscosity-grade ini ditunjukkan dengan nomor Society of Automotive Engineer (SAE). Semakin encer oli akan semakin baik untuk mesin motor.

Biasanya ada kode SAE 10W-30, SAE 10W-40, SAE 20W-40, SAE 20W-50, dan lain-lain di kemasan oli. Untuk mesin 2 tak umumnya menggunakan kode 10W-40 SL MA dan harus full synthetic.

Perlu diketahui, angka setelah huruf SAE menggambarkan tingkat kekentalan oli pada suhu dingin. Lalu angka setelah huruf W atau paling belakang adalah tingkat kekentalan ketika mesin dalam kondisi bekerja atau sudah panas.

Semakin besar angkanya maka semakin kental oli pada kondisinya. Begitu pula sebaliknya, semakin kecil angka maka oli lebih encer.

Selain SAE, ada pula kode API di kemasan oli motor. Kepanjangan API adalah American Petroleum Institute atau lembaga pemeriksaan kualitas oli yang dipakai di mancanegara. Kode API ini biasa diikuti oleh huruf lain, seperti API SL, API SN, API SP, dan lain-lain. Semakin tinggi huruf yang mengikuti huruf S, berarti kualitas oli semakin bagus dan telah memenuhi standar teranyar.

(Kurniawati Hasjanah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement