Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ilmuwan Temukan Asteroid Pemusnah Dinosaurus 66 Juta Tahun Silam

Ahmad Muhajir , Jurnalis-Rabu, 23 Maret 2022 |14:56 WIB
Ilmuwan Temukan Asteroid Pemusnah Dinosaurus 66 Juta Tahun Silam
Ilmuwan temukan asteroid pemusnah dinosaurus 66 juta tahun silam (Foto: Newsweek)
A
A
A

Para peneliti mengambil beberapa sampel sedimen di lokasi, yang tidak mereka rencanakan untuk dilakukan. Sampel-sampel ini dibawa ke Universitas St Andrews di Skotlandia, di mana rekan peneliti studi Aubrey Zerkle, seorang ahli geokimia dan geobiologi, menganalisis berbagai isotop belerang, atau variasi belerang yang memiliki jumlah neutron berbeda dalam inti mereka.

Para peneliti menemukan "sinyal yang sangat tidak biasa". Isotop belerang memiliki perubahan kecil yang tidak terduga pada massanya.

Perubahan massa seperti itu terjadi ketika belerang memasuki atmosfer dan berinteraksi dengan sinar ultraviolet (UV).

"Itu benar-benar hanya bisa terjadi dalam dua skenario, baik di atmosfer yang tidak memiliki oksigen di dalamnya atau ketika kandungan belerang begitu, sehingga naik sangat tinggi ke atmosfer beroksigen," ujar Witts.

Perkiraan sebelumnya, aerosol belerang memasuki atmosfer Bumi setelah tumbukan asteroid berkisar antara 30 hingga 500 gigaton, menurut pemodelan iklim.

Belerang ini, dinilai akan berubah menjadi aerosol sulfat, yang akan menyebabkan 2 hingga 8 derajat Celcius pendinginan permukaan Bumi selama beberapa dekade setelah tumbukan.

Namun, temuan baru yang telah rilis di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences ini, menunjukkan bahwa karena jumlah belerang lebih tinggi, perubahan iklim bisa menjadi lebih parah.

(Ahmad Muhajir)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement