JAKARTA - Hakim Mahkamah Agung Brazil, Alexandre de Moraes, dilaporkan telah memerintahkan Apple dan Google untuk memblokir akses ke aplikasi perpesanan Telegram.
Dikutip dari The Verge, Minggu (20/3/2022), hal ini lantaran Telegram dianggap gagal memerangi disinformasi atau hoaks yang merajalela di platformnya.
Hakim Agung meminta, Apple dan Google melakukan pemblokiran sampai Telegram mematuhi pemerintah Brazil untuk menangkal hoaks dan membayar denda.
Pemblokiran diharapkan segera dilakukan kedua raksasa teknologi asal Amerika Serikat tersebut, agar masyarakat Brazil tidak terus menerus mengkonsumsi hoaks.
Diketahui, ketegangan antara Hakim Mahkamah Agung Brazil dengan Telegram terjadi karena Presiden Brazil, Jair Bolsonaro, dinilai menggunakan Telegram untuk menyebarkan hoaks.