PERBEDAAN oli transmisi dan oli gardan jika dilihat secara sekilas memang tidak tampak. Namun, kedua pelumas berfungsi untuk menunjang performa mobil.
Pengaplikasian kedua pelumas sangat berbeda sehingga jangan sampai salah. Sebab perbedaan keduanya bisa terlihat dari formula dan kegunaannya masing-masing.
Lalu, bagaimana cara membedakan oli transmisi dan oli gardan?
Berikut perbedaan berdasarkan fungsi, takaran penggunaan, spesifikasi hingga periode penggantian yang tepat melansir dari laman resmi Daihatsu:
Cara Kerja Oli
Oli transmisi dan oli gardan memiliki fungsi yang sama, yakni sebagai pelumas. Tetapi keduanya memiliki perbedaan pada komponen yang dilumasi dan cara kerjanya. Oli transmisi berfungsi melumasi komponen sistem transmisi. Cara kerjanya dengan mengubah perbandingan gear ratio atau kecepatan. Sistem transmisi memiliki banyak komponen yang bergesekan, sehingga pelumasan perlu dilakukan agar tidak mempengaruhi performa mobil. Sedangkan oli gardan berfungsi menyalurkan putaran roda melalui poros axle, dan mengatur kecepatan roda saat berbelok serta menjaga stabilitas kendaraan saat melaju.

Takaran Oli
Karena objek pelumasan berbeda, maka takaran oli yang dibutuhkan berbeda satu sama lain. Umumnya, takaran kapasitas oli transmisi menggunakan rasio satu sampai 1,2 liter oli. Sedangkan, oli gardan membutuhkan 2 liter. Meski begitu, kapasitas ini tergantung jenis dan tipe mobil, sehingga tidak semua mobil dapat menggunakan takaran ini. Lantaran ada yang butuh lebih banyak atau bahkan cuma sedikit.