4. Muncul suara dengungan
Tanda selanjutnya yang dapat Anda dengar yakni dengan munculnya suara dengungan yang berasal dari transmisi matic Anda. Itu kerap terjadi karena adanya gesekan pada internal matic akibat kurang pelumasan oli sehingga menghasilkan bunyi.
Cobalah untuk melihat takaran pada dipstick oli matic Anda. Apabila kurang maka lakukan pengurasan dan penggantian oli serta filter matic dengan yang baru.
5. Tercium bau terbakar
Tanda berikutnya yakni transmisi tercium bau kebakar. Sering ditemui penyebab tersebut diakibatkan karena terjadi overheat pada transmisi Anda. Maka dari itu gunakan oli transmisi yang bagus dan sesuai rekomendasi pabrikan.

Pasalnya tidak hanya mesin saja yang dapat mengalami overheat. Komponen matic juga dapat merasakan overheat dan tercium bau kebakar.
6. Terjadi kebocoran oli transmisi
Hal ini dapat Anda lihat dengan melakukan pengecekan pada kolong mobil. Apabila ditemukan rembesan dari bagian carter matic maka sudah dipastikan bahwa oli transmisi terjadi kebocoran. Lebih parahnya lagi apabila muncul indikator gear transmisi pada speedometer Anda maka terdapat dua kemungkinan.
Pertama matic mengalami rusak karena kebocoran oli yang membuat transmisi tidak terlumasi dengan baik. Kedua yakni oli transmisi yang sudah jelek dan menghitam sehingga menganggu mekanisme transmisi mobil.
(Salman Mardira)